Diseminasi Pencegahan Bullying di SDN 2 Somagede, Bangun Keberanian Siswa untuk Bersuara
Catatan Pengabdian
2026-08-06
5 min read
186 Pembaca

Diseminasi Pencegahan Bullying di SDN 2 Somagede, Bangun Keberanian Siswa untuk Bersuara

Rozik

Rozik

Penopang Karya

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 004 Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar Diseminasi Pencegahan Bullying di SD Negeri 2 Somagede, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja bidang Penggerak Umat ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Rabu (5/8/2026) untuk siswa kelas V dan VI serta Kamis (6/8/2026) bagi siswa kelas III dan IV.

Mengangkat tema pencegahan bullying, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan saling menghargai. Edukasi diberikan sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter sejak usia dini, sekaligus menumbuhkan keberanian siswa untuk menolak serta melaporkan setiap bentuk perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah.

Materi disampaikan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, penayangan video edukatif, serta sesi renungan yang diikuti oleh seluruh peserta. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Video edukatif yang ditayangkan menggambarkan dampak perundungan terhadap kehidupan seorang anak. Setelah penayangan video, seluruh peserta mengikuti sesi renungan yang dipandu oleh mahasiswa KKN. Pada sesi tersebut, siswa diajak merefleksikan setiap perkataan, sikap, maupun tindakan yang pernah mereka lakukan atau alami di lingkungan sekolah. Suasana yang semula berlangsung penuh antusias berubah menjadi hening dan penuh haru ketika peserta mulai memahami makna dari pesan yang disampaikan.

Di luar perkiraan tim pelaksana, beberapa siswa tampak meneteskan air mata saat mengikuti sesi renungan. Ketika diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, sejumlah peserta mengaku pernah menjadi korban bullying. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa perundungan masih menjadi persoalan yang nyata di lingkungan sekolah, namun sering kali tidak terungkap karena korban memilih untuk memendam pengalaman yang dialaminya.

Respons peserta menjadi salah satu capaian yang melampaui ekspektasi mahasiswa KKN. Kegiatan yang semula dirancang sebagai media edukasi ternyata juga mampu menghadirkan ruang yang aman bagi siswa untuk menyampaikan pengalaman, membangun keberanian untuk bersuara, serta menumbuhkan empati terhadap sesama. Hal tersebut menunjukkan bahwa diseminasi tidak hanya berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pencegahan bullying, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli dan saling menghargai.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN Reguler 004 menghadirkan Poster Anti Bullying dan Bingkai Photobooth Anti Bullying sebagai luaran kegiatan. Poster dipasang di beberapa titik strategis sekolah sebagai media edukasi yang mengajak seluruh warga sekolah untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menolak segala bentuk perundungan. Sementara itu, bingkai photobooth dimanfaatkan sebagai media kampanye kreatif yang mengajak siswa menyatakan komitmen bersama dalam mendukung gerakan sekolah ramah anak dan bebas bullying.

Koordinator Bidang Penggerak Umat KKN Reguler 004, Khoirrurrozikin, menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak cukup dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga perlu menyentuh aspek emosional peserta didik agar pesan yang diberikan dapat dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Bullying sering kali dianggap sebagai candaan, padahal dapat meninggalkan dampak psikologis yang mendalam bagi korbannya. Melalui diseminasi ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami bentuk dan dampak bullying, tetapi juga memiliki keberanian untuk berkata tidak terhadap perundungan, berani melaporkan apabila melihat atau mengalaminya, serta membangun budaya saling menghargai di lingkungan sekolah," ujarnya.

Kepala SD Negeri 2 Somagede, Tien Agus Sulis, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Reguler 004 UIN Saizu. Menurutnya, program tersebut memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Reguler 004 UIN Saizu atas terselenggaranya kegiatan ini. Materi disampaikan dengan pendekatan yang menarik sehingga mudah dipahami oleh siswa. Kami berharap nilai-nilai empati, kepedulian, dan saling menghormati yang ditanamkan melalui kegiatan ini dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan," tuturnya.

Melalui Diseminasi Pencegahan Bullying, mahasiswa KKN Reguler 004 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto berharap upaya pencegahan perundungan tidak berhenti pada kegiatan edukasi semata, melainkan berkembang menjadi budaya positif yang melibatkan seluruh warga sekolah. Kehadiran Poster Anti Bullying dan Bingkai Photobooth Anti Bullying diharapkan menjadi media edukasi yang berkelanjutan sekaligus pengingat bahwa setiap anak berhak belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Reguler 004 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di SD Negeri 2 Somagede, Desa Somagede. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang menjunjung tinggi nilai empati, saling menghormati, dan kepedulian, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan.

Nikmati Cerita Pengabdian Lainnya

Jelajahi berbagai jurnal harian dan dokumentasi kegiatan KKN 004 Somagede.

Lihat Semua Cerita